Danau Kumbara, Ex Tambang yang Disulap Menjadi Tempat Wisata

img

(Wisata Danau Kumbara, Desa Kota Bangun lll Kukar ) 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR-Menyulap ex lubang tambang batu bara menjadi destinasi wisata alam, merupakan salah satu inovasi yang cukup diminati pengunjung wisata Kukar.

Wisata alam eks lubang tambang yang berada di Desa Kota Bangun III  Kecamatan Kota Bangun Darat menyajikan keindahan wisata alam yang disebut Danau Kumbara.

Sebutan Danau Kumbara sendiri memiliki arti yaitu Kum-kuman dalam bahasa jawa yang berarti rendaman, dan Bara yang merupakan Batu Bara. Jadi arti dari Danau Kumbara ini yaitu batu bara yang tidak bisa diambil dari tanah karena terlanjur terendam air yang terlalu deras.

Kawasan wisata seluas dua hektar ini memanjakan pengunjung dengan keindahan alam yang sejuk selain itu pengunjung dapat memberi makan ikan-ikan, serta dapat bersantai digazebo-gazebo yang ada disekitar Danau Kumbara.

“Saat ini wisata unggulan desa adalah Danau Kumbara dan tahun lalu kami meraih penghargaan dari Dinas Pariwisata Kukar sebagai juara 2 ATWI (Anugerah Wisata Idaman) tahun 2023 daya tarik pengunjung dan layanan ,” ungkap Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Bangun III, Denni Ilham Pratama kepada Poskota Kaltim, Rabu (13/3/2024) via telpon.

Dijelaskannya bahwa sebelumnya Danau Kumbara merupakan ex kolam tambang perusahaan batu bara yang beroperasi di kawasan Desa Kota Bangun III. Kemudian kolam tambang tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. 

“Setelah itu kami manfaatkan danau ini sebagai tempat wisata, dan tentu tujuannya agar masyarakat sekitar dapat diberdayakan. Jadi mulai dari bagian kebersihan, penjaga tiket, jaga warung warga disini yang menjadi petugasnya.” katanya.

“Untuk tarif sekali berkunjung kami kenakan Rp,5000 tapi untuk usia balita kami gratiskan.”sambungnya.

Deni juga mengungkapkan bahwa dalam hitungan bulan pengunjung Danau Kumbara sekitar 300-400 orang, dan pada tahun 2022 wisata Danau Kumbara ini dikunjungi hampir 10.000 pengunjung.

“Pengunjung meningkat sangat pesat dihari-hari besar, seperti hari libur lebaran, atau tahun baru itu ramai sekali sebulan bisa tembus hingga 1.300 pengunjung.” Tuturnya.

Selain itu beberapa perusahaan didesa tersebut memberikan bermacam bibit tanaman buah yang ditanam di sekitar danau untuk mempercantik wisata Danau Kumbara.

“Seperti tanaman jambu air dan jambu kristal. Sehingga, Danau Kumbara ini seperti agrowisata. Dan juga Wisata Danau Kumbara juga memberikan positif bagi masyarakat setempat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pelaku UMKM bisa menjajakan berbagai olahan makanan, baik makanan ringan maupun berat.” tuturnya.

Ia menambahkan selama ini pengembangan wisata Danau Kumbara juga tidak terlepas dari peran Pemkab Kukar khususnya Dinas Pariwisata Kukar.

“ Alhamdulillah Dispar Kukar selalu melibatkan kami dalam berbagai kegiatannya, bahkan beberapa kali kami diberi pelatihan dan sertifikasi seperti pemandu wisata, pengemasan produk dan lainnya”. tutupnya (adv/*tan)